
Operasi Lanjutan Selamatkan Nyawa Zikri dari Jantung Bocor
Rp. 4.400.003 dari Rp. 50.000.000
Berakhir
Penggalang Dana

Zuzi Lawati 
Identitas Terverifikasi
Penerima Donasi
ZIKRI ALIF
Identitas Terverifikasi
Lokasi
Kab. Bengkalis
Surat Rujukan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Hasil Laboratorium
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Rincian Biaya Pengobatan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
“Saat Zikri sedang di ruang ICU pasca operasi. Kami tak bisa berkata-kata, hanya bisa menangis. Kami berharap penyakit Zikri segera diangkat dan Ia bisa mendapatkan kesehatan” -Zuzilawati, Ibunda Zikri-
Zikri Alif (6 thn) harus dilarikan ke rumah sakit saat usianya 7 bulan setelah mengalami sesak nafas tak tertahankan. Selama 10 hari Ia harus terbaring di ruang rawat inap hingga melakukan rontgen. Ternyata dokter menemukan suara berisik di jantungnya.
Setelah pemeriksaan lanjutan, ternyata Zikri didiagnosa jantung bocor, penyempitan pembuluh darah, hingga gizi buruk. Sejak lahir Ia memang sering mengalami sesak, batuk, flu, kalau makan dan ASI sering muntah. Tapi orang tuanya mengira hanya sakit biasa.
Tidak ada jalan lain selain operasi, Ia harus melanjutkan pengobatan di Jakarta. Zikri dan orang tuanya sudah bolak-balik Bengkalis-Jakarta untuk kontrol, tapi tidak bisa langsung penanganan karena Zikri harus mengantri jadwal operasi.
Tapi keterbatasan akhirnya membuat orang tua Zikri melanjutkan pengobatan. Tapi akhirnya Zikri akhirnya drop dan kembali masuk rumah sakit, terpaksa orang tuanya harus berjuang mengulang pengobatan sang anak dari awal sampai saat ini.
Selama 6 tahun hidupnya, Zikri sudah 2 kali berjuang hidup dan mati di ruang operasi RSCM Jakarta. Kini kondisi Zikri jadi lebih sehat, meski sering merasa sesak nafas, batuk, flu, dan mudah lelah. Kalau sesak, biasanya Ia susah mengambil nafas sampai harus berguling-guling karena udaranya terasa terbatas.
Zikri harus menjalani operasi jantung lagi dan kontrol rutin, tapi orang tuanya terkendala biaya. Ayahnya bekerja sebagai pemadam kebakaran dan sudah berupaya menjalani pekerjaan sampingan menjadi buruh sawit hingga mencari ikan. Pinjaman dana juga sudah dilakukan orang tuanya, tapi belum cukup untuk pengobatan Zikri.


Belum ada aktifitas terbaru penggalang dana
Bantu Campaign Lainnya