Perut Yaya Membesar Seperti Hamil 7 Bulan, Ternyata Kista 3 Kg Terus Mengancam Nyawanya
Rp. 2.631.002 dari Rp. 9.900.000
2 hari lagi
Penggalang Dana
NURMALINA 
Identitas Terverifikasi
Penerima Donasi
Yaya soraya
Identitas Terverifikasi
Lokasi
Kab. Lebak
Surat Rujukan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Hasil Laboratorium
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Rincian Biaya Pengobatan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Selama hampir tiga tahun, penyakit itu terus menggerogoti tubuh Yaya. Perutnya membesar hingga tampak seperti wanita yang sedang hamil tujuh bulan. Namun, yang dikandungnya bukanlah calon buah hati, melainkan kista yang semakin hari semakin membahayakan nyawanya.

Tepatnya 3 tahun lalu, Yaya Soraya (42) mulai merasakan nyeri pada perutnya. Namun, Ia hanya menahannya karena mengira hanya sakit karena salah makan. Tapi, kondisinya benar-benar janggal karena perutnya perlahan membesar! Keluarga hanya bisa merawat seadanya tanpa mampu membawanya menjalani pengobatan karena keterbatasan biaya.

Sejak itu, malam-malam Yaya terasa sangat kelam. Alih-alih tidur, Ia harus menahan rasa sakit luar biasa di perutnya yang begitu menyiksa. Bahkan, perutnya semakin membesar hingga membuatnya sulit bernapas dan berjalan.

Suami Yaya saat itu berupaya meminta bantuan tetangga agar istrinya bisa dibawa ke rumah sakit. Lalu, semua rasa sakit itu terjawab dengan kenyataan yang begitu berat. Di dalam perut Yaya tumbuh kista ovarium dengan ukuran yang sudah mencapai sekitar 3 kilogram.

Kondisi Yaya semakin memburuk, selain mengalami nyeri hebat di perut, Ia juga mengalami sesak napas, tubuh yang lemas, hingga demam disertai menggigil kerap datang menghampirinya. Ketika rasa sakit itu kambuh, keluarga harus meminta bantuan tetangga untuk mengantarkan Yaya ke IGD terdekat karena mereka tidak memiliki kendaraan maupun biaya.

Yaya harus menjalani operasi karena kondisinya sudah sangat berbahaya. Namun, beban ekonomi semakin berat karena pengobatannya membengkak. Suaminya dari Yaya, Malik, bekerja sebagai pengambil pasir di sungai. Dalam sehari, jika cuaca cerah, ia hanya mampu membawa pulang sekitar Rp25 ribu.

Di tengah perjuangan itu, anak-anak Yaya memilih mengorbankan waktu mereka untuk merawat kedua orang tuanya. Setelah menjaga sang ibu, mereka juga rela melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia demi mendapatkan sedikit upah untuk membeli makanan atau membantu biaya berobat.

Tak jarang mereka harus meminjam uang dan mengetuk pintu rumah tetangga, berharap ada yang bersedia menolong agar Yaya tetap bisa menjalani pengobatan. Mereka harus menahan lapar karena seluruh tenaga dan biaya habis untuk mengupayakan kesembuhan Yaya.

Jarak rumah sakit yang jauh, ongkos transportasi yang mahal. Belum lagi membeli obat yang tidak ditanggung BPJS dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp 100.000 saja, kita bisa jadi alasan Yaya tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Yaya!

Bantu Campaign Lainnya