Benihbaik_2026-04-02_177512652169ce47f9a1bd7.jpeg

Perjuangan Bocah Penghafal Al-Qur’an untuk Sembuh dari Sakit Jantung

Rp. 1.845.000 dari Rp. 9.150.000

2 hari lagi


Penggalang Dana

Andra rais Alhanan ceklis.svg

Identitas Terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Susi Susanti

Identitas Terverifikasi user

anon
Lokasi

Wil. Kota Jakarta Selatan

anon
Surat Rujukan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Hasil Laboratorium

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


“‘Ibu harus memilih, operasi dilanjutkan dengan risiko usia anak hanya bertahan 6 hari, atau dihentikan dengan harapan ia bisa hidup hingga 30 tahun?’ Ucap dokter sambil memperlihatkan video kondisi anakku di meja operasi. Hatiku hancur, dengan penuh air mata, aku memilih kesempatan hidup untuknya.”

“Hingga akhirnya aku diizinkan menjenguk anakku, hatiku pedih sekali. Lehernya dilubangi, dada dan mulutnya ditancapkan selang-selang besar, tangan hingga kakinya diikat. Aku terus menguatkan hati demi harapan agar anakku bisa tetap terus dan kelak bisa terus mewujudkan impiannya menghafal Al-Qur’an.” -Susi Susanti, Orang tua Andra-

Anakku Andra Rais Alhanan (18 bln) adalah kebanggaanku. Di usianya yang masih dini, Ia sudah mulai jadi penghafal Al-Qur’an. Di sela-sela waktu Ia minum obat jantungnya, suara indahnya yang melantunkan ayat suci menjadi penguat hatiku untuk terus berjuang demi pengobatannya. 

Di tengah rasa sakit yang dialaminya, anakku bahkan masih terus mengingat ayat dari Allah. Ia meringis sambil mengatakan, “Andra nggak apa-apa Bu, nanti juga sembuh karena Andra sudah baca surat Alfatihah dan ayat kursi 11 kali.” Ditelannya semua rasa sakit itu demi menenangkan orang tuanya.

Namun, saat Ia harus masuk ruang operasi, aku mendengar Ia menangis. Dengan hati gemetar, aku bertanya pada suster, berharap itu bukan suara anakku. Tapi ternyata itu Andra. Tapi tak ada yang bisa aku perbuat, karena tidak diizinkan masuk untuk sekedar memeluknya, karena Ia berada di ruang steril.

Penyakit jantung itu mulai mengintai anakku sejak usianya 2 tahun. Ia tiba-tiba kehilangan nafsu makan dan tubuhnya lemah. Hingga akhirnya dokter menemukan ada kebocoran jantung pada anakku. Hanya obat yang menjadi satu-satunya harapan agar kebocoran jantungnya menutup sendiri.

Namun, kenyataan berkata lain. Kondisi anakku terus memburuk, jantungnya membengkak dan napasnya sesak.  Aku begitu ketakutan, karena seiring waktu badannya membiru,  Ia sering menangis dan keringat dingin. Setiap detik rasanya harapanku sempat hilang.

Anakku sudah menjalani operasi bedah jantung. Kondisinya sekarang tidak bisa beraktivitas seperti anak lainnya. Ia masih kesulitan bernapas, bahkan rambut di kepalanya juga ikut bergerak setiap Ia berupaya mencari udara. Setiap malam, aku akan menangis ketakutan melihat keadaannya, dihantui rasa kehilangan.

Perjalanan pengobatan anakku masih sangat panjang, tapi keadaan ekonomi kami semakin terpuruk. Suamiku hanya bekerja sebagai petugas keamanan dengan penghasilan yang pas-pasan. Aku bahkan sempat berhutang ke bank dengan menjaminkan tempat usaha milik saudara, hanya demi menyelamatkan nyawa anakku.

Sampai hari ini, aku masih terus berjuang karena anakku masih membutuhkan biaya untuk membeli obat yang tidak dicover BPJS, transportasi ke rumah sakit, membeli vitamin dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Andra tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Andra!

Belum ada aktifitas terbaru penggalang dana

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini Adalah milik Penggalang dana dan tidak mewakili BenihBaik

Bantu Campaign Lainnya