Benihbaik_2025-11-12_17629431326914609c8912d.jpeg

Nuh Alami Penyakit Langka Sampai Kehilangan Penglihatannya

Rp. 10.445.001 dari Rp. 62.128.000

2 hari lagi


Penggalang Dana

DAVID KURNIANSYAH ceklis.svg

Identitas Terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Nuh Tsabit Qeis Sinulingga

Identitas Terverifikasi user

anon
Lokasi

Kab. Deli Serdang

anon
Surat Rujukan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Hasil Laboratorium

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


“Tak pernah terbangkan bagiku, anakku mengidap penyakit langka yang hanya terjadi pada 3 anak di Indonesia di tahun ini! Semua terungkap setelah saat menakutkan itu, ketika aku hampir kehilangannya yang mengalami henti napas.”

Dokter mengirimkan sampel darah anakku ke Jerman dan Hongkong untuk diteliti, ternyata anakku mengalami mutasi genetik Maple Syrup Urine Disease (MSUD). Ia terpaksa minum air dan gula, karena aku tak sanggup membeli susu khusus yang harganya sangat mahal. Sementara semua susu biasa adalah racun bagi anakku!” -Arisha Trisna, Orang tua Nuh-

Seminggu setelah lahir, Nuh Tsabit Qies Sinulingga (2 thn) mendadak sering memejamkan matanya dan menolak minum susu. Aku terus berusaha meminumkannya karena berat badannya turun drastis, tapi justru membuatnya tersedak.

Dokter mengatakan anakku mengalami dehidrasi dan infeksi paru-paru. Ia harus menggunakan alat medis karena sempat henti napas secara tiba-tiba. Dua minggu berlalu di ruang perawatan, anakku masih tetap tak membuka matanya.Tapi ketika dicubit, Ia tetap merespon meski lambat, tanda Ia masih berjuang.

Sebulan kemudian, hasil tes keluar. Air mataku langsung jatuh. Di urin anakku ditemukan penumpukan zat beracun yang bisa merusak otak, menyebabkan pembengkakan, kejang, bahkan koma dan kematian. Aku serasa kehilangan napas. Dokter mengatakan, jika kondisinya membaik, Nuh perlu menjalani transplantasi hati.

Biaya pengobatan yang ada saja sudah begitu berat, lalu bagaimana selanjutnya? Bahkan anakku sampai dipulangkan dari rumah sakit karena kami tak kehabisan uang. Suamiku hanya bekerja sebagai staf administrasi honorer di pemerintahan dengan penghasilan terbatas. 

Namun, demi keselamatannya, aku menjual semua harta yang kami punya dan menggalang dana bersama teman-teman. Dari situlah kami bisa membawa Nuh berobat ke Malaysia, tempat yang katanya memiliki fasilitas lebih baik untuk penyakitnya.

Kini, kondisi anakku hanya bisa berbaring ke kanan dan ke kiri. Terkadang, Ia mengalami kejang hingga tubuhnya kaku, lupa menelan dan kehilangan penglihatannya. Meski begitu, aku tetap yakin suatu hari nanti anakku bisa tersenyum dan tumbuh sehat seperti anak-anak lain.

Aku percaya, selalu ada jalan bagi mereka yang berusaha dan bertawakal. Saat ini, anakku membutuhkan biaya untuk membeli susu khusus, transportasi ke rumah sakit, obat dan vitamin yang tidak dicover BPJS, dan kebutuhan lainnya.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Nuh tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Nuh!


Bantu Campaign Lainnya