Benihbaik_2026-05-06_177806148669fb10ae5f061.jpeg

Ditabrak Saat Pulang Kerja, Yontrinus Harus Operasi Bedah Tulang!

Rp. 2.190.000 dari Rp. 12.450.000

14 hari lagi


Penggalang Dana

2026-04-25_1777131794_69ece112a6141.jpg
Narto Yabu ceklis.svg

Identitas Terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Yontrinas umbu kapanding

Identitas Terverifikasi user

anon
Lokasi

Kota Surabaya

anon
Surat Rujukan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Hasil Laboratorium

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


“Adikku ditabrak saat mengendarai motor sepulang kerja! Kejadian itu mengubah hidupnya dalam sekejap. Tulang kaki kanan dan jari kelingkingnya patah, memaksanya menjalani serangkaian operasi bedah tulang. Kini, yang paling menakutkan bukan hanya rasa sakit, tapi ancaman kehilangan kakinya untuk selamanya.”

“Saat ini, adikku mengalami dilema dan stres karena takut kehilangan kakinya karena tak mampu membiayai pengobatannya. Baginya, kaki itu bukan sekadar anggota tubuh, tapi harapan untuk kembali berdiri, berjalan, dan mencari nafkah seperti dulu. Sementara aku, dengan segala keterbatasan, hanya mampu berusaha semampuku, menahan sesak di dada karena tak bisa berbuat lebih untuknya.” -Narto Yabu, Kakak dari Yontrinus-

Adikku, Yontrinas Umbu Kapanding (27 thn), saat ini masih terbaring tak berdaya di kamar rumah sakit. Ia sudah menjalani dua kali operasi pada kakinya. Ia masih belum bisa melakukan aktivitas apapun, kakinya masih sangat sakit untuk digerakkan.

Terkadang, rasa nyeri yang sangat tajam pada kakinya kambuh. Ia hanya bisa menahan sendiri sambil meneguk obat, lalu mencoba tidur, berharap sakit itu mereda ketika Ia bangun. 

Hal yang membuat adikku semakin terpukul, Ia diperkirakan tidak bisa bekerja hingga 1-2 tahun. Sementara Ia juga harus membiayai hidupnya dan pengobatannya, tidak bisa selamanya mengandalkan bantuan dari orang yang ada. 

Tabungan yang Ia kumpulkan dari keringat sebagai tukang aluminium untuk pembuatan lemari, jendela, dan pintu, kini habis tak tersisa. Sedangkan aku sebagai walinya, lebih banyak membantu mencari pinjaman sana-sini, bahkan pernah tidak tidur dua malam untuk mengurus keperluannya.

Aku juga berupaya mencari pekerjaan apa pun agar adikku bisa melanjutkan pengobatannya. Saat ini, Yontrinus masih membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, pampers dan kebutuhan lainnya. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Yontrinus tetap punya harapan. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Yontrinus! 


Bantu Campaign Lainnya