Napasnya Sesak dan Dadanya Sakit, Daviena Harus Operasi Jantung ke Jakarta
Rp. 1.433.007 dari Rp. 18.930.000
15 hari lagi
Penggalang Dana
Ummu Hanifah 
Identitas Terverifikasi
Penerima Donasi
Ummu Hanifah
Identitas Terverifikasi
Lokasi
Kota Surakarta/Solo
Surat Rujukan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Hasil Laboratorium
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
Surat Rincian Biaya Pengobatan
Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com
“Anakku selalu menangis sambil memegang dadanya setiap mengalami sesak napas! Aku panik, takut kehilangan, namun hanya bisa menggendongnya erat sambil berlari ke rumah sakit, tanpa mampu meredakan sedikitpun rasa sakit yang Ia tanggung.”

“Kini, operasi adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan nyawa anakku. Tapi bagaimana bisa kami mewujudkannya? Suamiku hanyalah buruh serabutan di pasar burung. Meski sudah kerja mati-matian, tapi penghasilannya bahkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.” -Ummu Hanifa, orang tua Daviena-

Kehadiran anakku, Daviena Nur Latiefah (2 thn), seharusnya menjadi anugerah paling indah dalam hidup kami. Tapi kebahagiaan itu datang bersama kecemasan. Belum sempat aku menatap wajah dan memeluknya, Ia harus dirawat di ruang intensif rumah sakit karena lahir prematur.

Setiap hari, aku dan suami ketar-ketir, berharap bisa membawa Daviena pulang dalam keadaan sehat. Namun, harapan itu sirna ketika dokter menyampaikan kenyataan pahit. Daviena di diagnosa jantung bocor, sebelah kanak (7mm) dan kiri (5mm).

Hatiku luar biasa terguncang, apalagi anakku juga didiagnosa mengalami penyempitan saluran paru-paru. Tapi kami hanyalah keluarga sederhana di Surakarta. Biaya untuk perjalanan dan perawatannya kota besar terasa mustahil kami penuhi.

Akhirnya, anakku hanya bergantung obat-obatan saja, sambil aku mengumpulkan uang untuk membawanya ke Jakarta. Sejak itu, Ia jadi mudah drop, kejang hebat, bahkan sesak napasnya sering membuatnya sampai tak sadarkan diri. Ia masih mengandalkan selang NGT untuk makan dan minumnya.

Aku sendiri selalu berusaha kuat, meski rasanya tertekan sekali melihat kondisi anak dan memikirkan biaya berobatnya. Pernah Daviena dan kakaknya sama-sama sakit, aku sampai kalang kabut pinjam uang untuk mereka berobat.

Namun, seberat apapun jalan yang Tuhan beri, akan selalu ada harapan bagi yang mau berjuang. Aku juga pernah tiba-tiba diberikan pekerjaan menjahit oleh tetangga disaat aku kehabisan uang untuk berobat Daviena. Upahnya cukup untuk biaya berobat Daviena hari itu.

Aku tak akan berhenti berjuang sampai anakku sembuh. Aku merasa selalu dikuatkan oleh tatapan mata anakku yang penuh cinta dan keceriaan, aku tahu Ia juga sedang berjuang, berusaha sekuat tenaga untuk sembuh.

Kini, di tengah keterbatasan yang kami hadapi, Daviena sangat membutuhkan biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, pergantian selang NGT secara rutin, susu, serta kebutuhan harian lainnya.
#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Daviena tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Daviena!

Bantu Campaign Lainnya