Benihbaik_2025-12-23_1766485692694a6ebcc3fb2.jpeg

Tidurnya Tak Tenang, Bronkitis Akut Buat Rasya Batuk Hebat dan Sesak Napas

Rp. 4.380.222 dari Rp. 4.327.722

13 hari lagi


Penggalang Dana

d0c9d59a8e511ead8a285a5ec10c5772_n.jpg
Natalia Tri Cahyani ceklis.svg

Identitas Terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Muhammad Rasya Athaya

Identitas Terverifikasi user

anon
Lokasi

Kab. Tanggamus

anon
Surat Rujukan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Hasil Laboratorium

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


“Di tengah tidur pulasnya, anakku sering tiba-tiba terbangun akibat batuk hebat yang menyiksa. Napasnya sampai sesak, dadanya naik turun susah payah. Perih sekali hatiku melihat anakku yang bahkan tidak diberikan kesempatan tidur dengan tenang karena penyakit.”

“Terkadang muncul perasaan kecewa pada diriku sendiri, apakah aku salah dalam merawat anakku? Namun, ketika aku melihat semangat anakku yang selalu bilang ingin ketemu ‘dokter kakek,’ atau tidak pernah tantrum tiap minum obat, itulah yang membuatku tegar meski langkah terasa berat karena kondisi keuangan yang sulit.” -Natalia Tri, Orang tua Rasya-

Penyakit bronkitis ini terus menggerogoti tubuh anakku, Rasya Athaya (6 thn)! Rasa panik menghantamku, setiap kali anakku mulai demam, flu dan batuk yang membuat napasnya sesak. Aku hanya bisa menggendongnya erat dan berlari menuju rumah sakit terdekat, sambil berdoa di setiap langkah agar ia baik-baik saja.

Tak hanya itu, tubuhnya kerap menolak makanan. Apa yang masuk seringkali dimuntahkan kembali. Berat badannya terus menurun hingga kini Rasya masuk dalam kategori stunting, dengan berat badan hanya 17 kilogram. Tubuhnya tampak begitu ringkih, rapuh, seolah mudah hancur.

Ada saat-saat aku menangis diam-diam sambil mengusap kepalanya ketika Ia berkata pelan, “Aku ingin sekolah.” Kalimat itu membuatku sangat sedih, Ia hanya ingin hidup sehat dan bermain seperti teman-temannya. Sebuah harapan kecil yang entah kapan bisa Ia rasakan.

Di sisi lain, aku terus diliputi kecemasan. Bagaimana aku harus membawanya berobat esok hari, sementara uang di dompet tinggal seadanya? Suamiku hanyalah karyawan minimarket, penghasilannya cukup untuk makan sehari-hari. 

Bahkan untuk membeli susu khusus demi mencukupi gizinya pun terasa begitu berat. Namun sebagai orang tua, aku hanya bisa terus bertahan, demi satu harapan, melihat anakku tumbuh sehat dan tersenyum tanpa rasa sakit.

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Rasya tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Rasya!

Bantu Campaign Lainnya