Benihbaik_2026-02-03_177009769769818c2171560.jpeg

Harapan Anak Buruh Tani untuk Operasi Jantung ke Jakarta!

Rp. 13.998.520 dari Rp. 12.900.000

8 hari lagi


Penggalang Dana

Lasukarti ceklis.svg

Identitas Terverifikasi

Penerima Donasi

anon
Amira

Identitas Terverifikasi user

anon
Lokasi

Kab. Muna

anon
Surat Rujukan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Hasil Laboratorium

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


anon
Surat Rincian Biaya Pengobatan

Tervalidasi oleh Tim BenihBaik.com user


“Terima kasih, Tuhan! Di tengah beratnya perjuangan mendampingi pengobatan jantung anakku di Jakarta, Engkau masih membukakan jalan. Aku mendapat pekerjaan sebagai kuli bangunan selama 18 hari, sehingga aku ada penghasilan untuk anak melanjutkan pengobatan.”

“Hatiku semakin dipenuhi haru dan kebahagiaan melihat kondisi anakku perlahan membaik. Anakku begitu hebat, Ia tak mau kalah untuk berjuang seperti orang tuanya. Perjalanan jauh dari Sulawesi ke Jakarta untuk pengobatan tak sia-sia. Namun aku sadar, ini belum akhir. Jalan menuju kesembuhan masih panjang dan badai biaya masih terus berlanjut.” -La Sukarti, Orang tua Amira-

Usianya baru 27 hari saat pertama kali anakku, Amira (9 thn), menunjukkan gejala  demam, batuk dan sesak napas tanpa henti. Saat itu, tak pernah terlintas di benakku bahwa ujian besar telah menanti. Dokter menyampaikan bahwa Ia infeksi paru-paru dan ada sesuatu yang tidak normal pada jantungnya.

Dokter mengatakan penyakit paru-paru anakku bisa sembuh dengan minum obat. Sementara kondisi jantungnya kemungkinan bisa sembuh sendiri saat usianya 7 tahun, asalkan anakku istirahat cukup. Dengan harapan itu, kami menjalani rawat jalan hingga ia berusia dua tahun.

Namun, harapan itu pupus saat Amira berusia 9 tahun. Ia tampak berbeda dari anak-anak pada umumnya, seperti gampang lelah dan sering batuk. Tidurnya tak pernah banyak, hampir setiap malam Ia tiba-tiba terbangun dengan berteriak disertai sesak napas. 

Saat aku membawa anakku ke rumah sakit, Ia langsung menjalani kateterisasi jantung karena didiagnosa jantung bocor. Hatiku bagai disambar petir, penyakit yang dulu aku kira telah berlalu, ternyata masih bersarang di tubuh kecilnya.

Dokter mengatakan satu-satunya cara menyelamatkan anakku dengan operasi bedah jantung di Jakarta. Sejak hari itu, aku bekerja dari pagi hingga larut malam, mengumpulkan penghasilan tambahan. Namun sekeras apa pun aku bekerja, upah sebagai buruh tani terasa begitu kecil, berobat ke Jakarta seperti angan-angan.

Syukurlah, keluarga besar tak tinggal diam. Dengan segala keterbatasan, mereka ikut patungan agar Amira bisa berangkat berobat ke Jakarta. Kini, anakku telah menjalani berbagai tindakan medis dan sedang menunggu jadwal operasi.

Namun perjuangan ini belum selesai. Bolak-balik dari Sulawesi ke Jakarta membutuhkan biaya yang sangat besar. Aku masih harus menebus obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, dan memenuhi kebutuhan hidup selama di Jakarta. 

#TemanBaik, tak ada donasi yang terlalu kecil jika dilakukan bersama-sama. Dengan Rp100.000 saja, kita bisa jadi alasan Amira tetap punya harapan untuk sembuh. Yuk, klik Donasi Sekarang dan bersama kita wujudkan keajaiban bagi hidup Amira!

Bantu Campaign Lainnya