benihbaik_2020-07-1315946261585f0c106e44af0.jpg

Bantu Bayi Alira yang Tidak Memiliki Anus

Rp. 24.759.231 dari Rp. 50.000.000

63 hari lagi


Penggalang Dana

2020-07-06_1593999350_5f027ff6c068b.jpg
Ratna anggraheni ceklis.svg

Identitas Terverifikasi


“Putri kami Alira Siti Azzahra, sejak lahir menderita penyakit Atresia ani atau tidak memiliki lubang anus. Selain itu, Alira juga didiagnosa oleh dokter memiliki riwayat penyakit lainnya seperti jantung bocor dan down syndrom. Kami bingung harus bagaimana.” - Ibu Ratna, orangtua Alira

Hai TemanBaik, orangtua TemanKita Alira sudah tidak tahu berbuat apa lagi, segala cara sudah dilakukan demi kesembuhan sang buah hati yang semakin hari kondisinya cukup memprihatinkan. Bahkan mereka harus pinjam sana-sini untuk pengobatan Alira.

Thumbnail-Image-WEB-2-1

Muhammad Ali ayah kandung Alira bekerja sebagai penggiling padi, hanya mampu membawa pulang uang per harinya 60 ribu rupiah. Karena penghasilan yang didapat sangat terbatas, dia juga menjadi tukang pijat panggilan. Walaupun dua pekerjaan sekaligus dia kerjakan, rasanya masih kurang untuk memenuhi kebutuhan harian terlebih untuk biaya pengobatan.

Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) dr. Soedono Madiun menjadi tempat pertama Teman Kita merasakan dinginnya ruangan operasi. Dokter melakukan tindakan operasi untuk pembuatan lubang stoma sementara sebagai saluran pembuangan (BAB) di perut.

Sampai usia 6 bulan ,Teman Kita Alira mengandalkan kantong kolostomi untuk buang air, kantong tersebut harus diganti minimal 1 hari sekali. Kalau tidak, ini dapat membahayakan Teman Kita, cairan dari kotoran di kantong tersebut dapat membuat Alira terinfeksi.

“Tergantung kondisi kulit anak saya kering apa tidak dan tergantung cair atau tidak feses yang dia produksi. Setiap hari tekstur feses-nya harus bagus. Kalau tidak dia bisa saja mengalami sembelit, atau diare. Pokoknya kalau bocor dan sudah rembes saja di ganti,” ungkap Ratna, ibu Alira


Harga untuk satu kantong kolostomi tidaklah murah, ditambah lagi Teman Kita Alira perlu menggantinya setiap hari. Tapi, upah dari bekerja sebagai penggiling padi dan tukang pijat sangat tidak memungkinkan untuk biaya tersebut. Maka dari itu, kedua orang tua Teman Kita membutuhkan bantuan dari Teman Baik untuk membantu pengobatan Alira.

Saat ini Alira sedang menunggu operasi kedua untuk pembuatan anus yang rencananya akan dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah Surabaya. Kedua orang Teman Kita selalu berusaha demi kesembuhan Alira, melalui BenihBaik mereka berharap mendapatkan bantuan agar Alira dapat sembuh dari penyakitnya.

Yuk TemanBaik, mari sama-sama bantu Alira. Kita tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan.

Bantu Campaign Lainnya